SHARE

Otopacu.com – Porsche Panamera terbaru menggabungkan dua karakter yang kontras, yakni performa mobil sport asli dan kenyamanan sedan mewah. Pihak Porsche yang mengabarkan melalui perwakilanya di Indonesia, yakni PT Eurokars Artha Utama, menyebut bahwa generasi kedua Panamera ini disiapkan untuk menjadi ikon performa di kelas mobil mewah.

Ada hal baru di Porsche Panamera. Yang pertama secara visual, sisi yang atletis dan garis atap 20 mm lebih rendah di belakang menegaskan flyline khas Porsche yang memberikan persamaan gaya dengan ikon desain Porsche 911.

Kedua, beragam fungsi dan interaksi di Porsche Advanced Cockpit Interior diinterpretasikan ulang. Permukaan panel hitam dan display yang interaktif menggabungkan user interface, seperti smartphone dan tablet, dengan langkah praktis. Kunci klasik dan fitur konvensional lainnya telah dikurangi secara signifikan, digantikan oleh panel sentuh yang sensitif, dan display yang dapat diatur secara individual.

Ketiga, pilihan mesin V6 dan V8 biturbo terbaru dengan tenaga yang luas dan full-bodied sound. Semua mesin generasi kedua Panamera telah didesain ulang, dibuat lebih bertenaga, sementara secara signifikan meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi.

Tiga mesin direct injection biturbo terbaru diperkenalkan pada saat peluncuran, yakni pada Panamera Turbo, Panamera 4S, dan Panamera 4S. Semuanya – dan untuk pertama kalinya termasuk diesel – kemungkinan dilengkapi dengan sistem all-wheel drive permanen dan transmisi 8 kecepatan Porsche dual-clutch (PDK).

Mesin V8 berbahan bakar bensin yang memberikan tenaga sebesar 404 Kw / 550 HP pada Panamera Turbo dan mesin V6 berbahan bakar bensin dengan 324 kW / 4422 hp menghasilkan dorongan kuat dan torsi maksimum 850 Nm. Totalnya, ia 30 hp lebih bertenaga dibanding sebelumnya.

Perubahan pada mesin meliputi tata letak turbo terpusat yang membuat mesin lebih kompak, dan memungkinkan posisi pemasangan yang lebih rendah. Hal ini, pada gilirannya, memiliki efek positif pada pusat gravitasi mobil. Sementara itu, jalur pendek antara dua turbocharger dan ruang pembakaran menghasilkan respon spontan klep penutup.

Respon mesin dapat lebih ditingkatkan menggunakan opsional Mode Switch dengan Sport Response Button. Mode Switch, yang pertama kali diperkenalkan pada Porsche 918 Spyder, secara intuitif yang dioperasikan cincin putar pada roda kemudi, yang dapat digunakan untuk mengaktifkan salah satu dari empat mode mengemudi (Normal, Sport, Sport Plus atau Individual). Tombol ini dapat digunakan untuk mengeluarkan tenaga potensial Panamera.

Keempat, ia disebut sebagai sedan mewah yang dapat dibawa ke trek balapan. Sasisnya menyatukan kenyamanan dari sedan mewah untuk sehari-hari dengan performa dari mobil sport dengan menambahkan layout dasar, seperti suspensi udara adaptif dengan teknologi tiga ruang terbaru.

Bagian itu termasuk Porsche Active Suspension Management (kontrol peredam elektronik PASM), sistem Porsche Dynamic Chassis Control Sport (PDCC Sport) yang telah disempurnakan termasuk Porsche Torque Vectoring Plus (PTV Plus) dan stabilisasi roll aktif, serta sistem kemudi elektromekanis.

Sistem analisis 4D Chassis Control terintegrasi dan menyamakan semua sistem sasis secara real time dan mengoptimalkan kinerja jalan dari Panamera terbaru.

Yang kelima, Porsche juga mengambil presisi kemudi dan handling pada mobil sport ke dalam mobil kelas Gran Turismo dengan rear axle steering – yang juga baru dan telah diadaptasi dari 918 Spyder dan 911 Turbo. Performa rem juga telah ditingkatkan.

Keenam, Panamera dilengkapi dengan banyak sistem bantuan standar dan opsional, termasuk bantuan penglihatan saat malam hari (night vision), yang menggunakan kamera thermal imaging untuk mendeteksi manusia dan hewan besar dan menampilkan warna terang untuk indikator peringatan di kokpit.

Jika opsional lampu depan LED matrix terbaru dipilih, seseorang yang berada di luar area visual lampu sorot juga akan sedikit terkena cahayanya apabila mereka berada pada jangkauan sensor, memungkinkan pengemudi untuk bereaksi lebih cepat.

Ketujuh, Porsche InnoDrive terbaru, yang meliputi adaptive cruise control, memungkinkan pengendaranya melihat jauh ke depan sepanjang perjalanan. Berdasarkan data navigasi dan sinyal dari radar dan sensor video, sistem ini menghitung dan mengaktifkan kecepatan optimal dan tingkat perlambatan serta pilihan gigi dan fase berlari, untuk tiga kilometer selanjutnya. Dengan demikian, co-pilot elektronik ini secara otomatis menghitung tikungan, tanjakan, dan batas kecepatan ke dalamnya.

Kedelapan, Panamera Turbo lebih hemat karena merupakan Porsche pertama yang dilengkapi dengan adaptive cylinder control terbaru pada mesinnya. Pada operasional pembakaran, sistem secara sementara dan tak terasa mengubah fungsi kerja delapan silinder menjadi mesin empat silinder.

Efeknya, pengurangan konsumsi bahan bakar mencapai 30 persen, tergantung pada permintaan tenaga pada fase empat silinder.

Kesembilan, ukuran Panamera juga lebih besar, dengan panjang 5.049 mm (+34 mm), lebar 1.937 mm (+6 mm), dan tinggi 1.423 mm (+5 mm). Meskipun ada sedikit peningkatan pada tinggi, mobil empat pintu ini terlihat lebih rendah dan lebih panjang. Hal ini terutama disebabkan oleh berkurangnya tinggi dibagian belakang atas kompartemen penumpang, yang dikurangi 20 mm, meski tetap mempertahankan dengan baik headroom secara konsisten.

Hal ini benar-benar mengubah tampilan keseluruhan mobil. Roda depan bergeser lebih jauh ke depan, mengurangi overhang di bagian depan dan menciptakan dimensi yang mewah – jarak antara pilar A dan poros depan – lebih besar. Overhang pada bagian belakang lebih panjang, memberikan mobil penampilan yang lebih bertenaga.

Kesepuluh, kap, bagasi, atap, dan bagian samping seluruhnya terbuat dari aluminium.

Kesebelas, komponen yang paling menonjol mengidentifikasikan bagian belakang adalah lampu belakang LED tiga dimensi dengan four-point lampu rem terintegrasi.

Kedua belas, Panamera 4S dan 4S Diesel dapat dikenali melalui pipa knalpot yang bulat, sedangkan Panamera Turbo memiliki pipa knalpot berbentuk trapezium.

Ketiga belas, Porsche Panamera menawarkan variabel tata letak terbaik dari model kelas mewah mana pun sehingga menjadikannya sebagai yang paling praktis untuk penggunaan sehari-hari dengan 40:20:40 split brackets bangku belakang lipat (495 untuk 1.340 liter dari kapasitas bagasi).

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna Panamera ke tingkat yang sepenuhnya baru, ada opsi kelengkapan baru, seperti panoramic tilt roof, massage seats, pencahayaan, dan sound system 3D mewah dari Burmester.

(kpl/why/rd)

Originally posted 2016-08-09 16:26:17.